Ba’da WA Harus Ada Daqu Kediri

Home - Berita - Ba’da WA Harus Ada Daqu Kediri

Ba’da WA Harus Ada Daqu Kediri

IMG-20151123-WA0021 (1)

Rep : Nahar Zainuddin/Daqu
Foto: Frandy

”Kami terharu dan bangga, masjid kami menjadi tempat penyelenggaraan Wisuda Akbar 6 yang digelar Daarul Qur’an. Selanjutnya atas nama masyarakat di sini, kami berharap agar segera berdiri Daarul Qur’an Kediri,” demikian tutur Ketua Ta’mir Masjid Agung An-Nuur Kota Pare, Kediri, KH Masruri Hisyom, dalam sambutannya pada Wisuda Akbar 6 di Kediri, Ahad (22/11).
Turut hadir dalam acara ini Ustadz Boby Heriwibowo Lc, inisiator lembaga Kauni yang mempopulerkan metode menghafal Al Qur’an semudah tersenyum.
Dalam taushiyah beliau mengajak agar seluruh elemen masyarakat kembali pada Al Qur’an. ”Jangan jauh dari Al Qur’an,” tandasnya.  Ia juga mengajak untuk berdakwah dengan santun, tanpa memaksa.
Ustadz Bobby juga mengajak bangsa Indonesia untuk bersabar terhadap musibah, sebagaimana tertuang di ayat terakhir surah Qof yang turut menjadi surah yang wajib dihafal jamaah.
Sementara itu, Sekretaris Majlis Ulama Jawa Timur KH M Yunus MA dalam sambutannya menekankan pentingnya acara seperti ini sebagai counter terhadap berbagai macam aliran sesat. ”Wisuda Akbar juga menjadi sarana pencegahan dini dari penistaan agama yang sedang marak belakangan ini,” katanya.
Sedang Kapolres Kediri AKBP Akhmad Yusep Gunawan, menyampaikan kebahagiaannya bisa menjadi bagian atas kesuksesan penyelenggaraan Wisuda Akbar 6 di Kediri. Ia berharap agar Daarul Qur’an lebih intensif  menggelar kegiatan semacam ini di wilayahnya.
Sekitar 5000 orang memenuhi Masjid Agung An-Nuur Kota Pare yang dibangun oleh Gubernur Pertama Jawa Timur, Muhammad Noer. ”Sekitar 3500 peserta wisuda didampingi guru dan keluarganya sehingga total jamaah kira-kira 5000 orang,” papar Ustadz Hendy Irawan Saleh, pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Banyuwangi.
Sebagian peserta bahkan sudah mulai berdatangan sejak Sabtu sore. Mereka menghabiskan waktu menikmati taman di area depan masjid bersama keluarganya.
Dalam tutur katanya, pembawa acara menyelipkan Bahasa Inggris sebagai trade mark Kota Pare yang terkenal dengan wisata budaya Kampung Inggrisnya.
Wisuda Akbar 6 di Kediri semakin mengharukan dengan penyematan syahahadah hafalan 30 juz kepada 6 santri Tahfidz Camp Daqu Banyuwangi oleh Ustadz Hendy Irawan didampingi Ustadz Habib Musthofa selaku pembina Tahfidz Camp dan Ivan Mahendra, Kepala Cabang Daqu Malang.
Menyaksikan keenam santri yang sudah hafal 30 juz dalam waktu singkat, Kapolres Kediri spontan menyatakan siap mengikuti Tahfidz Camp agar jadi penghafal Qur’an.

Categories

Latest Posts

%d blogger menyukai ini: