SDM Daqu Serentak Gelar Tes Hafalan Sebelum Wisuda Akbar

Home - Banyuwangi - SDM Daqu Serentak Gelar Tes Hafalan Sebelum Wisuda Akbar

SDM Daqu Serentak Gelar Tes Hafalan Sebelum Wisuda Akbar

IMG-20151107-WA0033

Rep : Muhammad Halimi/ Daqu
Foto : Johny / Doc. Pesantren

Pesantren Tahfidz Daarul Quran Ketapang menggelar program tes hafalan Quran khusus bagi karyawan. Kegiatan ini diikuti serentak oleh semua elemen karyawan baik pusat maupun cabang, dari mulai OB, juru masak, satpam, pendidik dan kependidikan. “Semua bersatu padu dalam  melantunkan surat As-shoof dan Qof, Subhanallah.. Adeeeeem banget dengernya. Demikian komentar Ustadz Halimi salah satu anggota dewan Tahfidz ditengah-tengah berlangsungnya tes hafalan di Masjid An Nabawi pada Sabtu (07/11/2015).

Kegiatan menghafal ” bertujuan untuk memfasilitasi para karyawan dalam meningkatkan kemampuan intelektual, apalagi menghafal Quran, bahkan bisa sebagai mengasah kemampuan spiritual, sesekali biar tidak lupa hafalannya silakan sering dibaca di shalat lima waktu ” ujar Ustadz.H. Ahmad Jameel yang juga pimpinan harian Daarul Quran.

Ditengah  kesibukan menghafal dan asyiknya bercengkrama, kata Ustadz Ahmad Slamet  Ibnu Syam memotivasi, dengan Al Quran ternyata ada motifasi yang membuat semangat bertubi tubi melebihi semangat 45 yaitu hadits nabi SAW :

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ”

 

Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinue walaupun sedikit”, dan keutamaan orang-orang yang disibukkan oleh Alqur’an begitu mulia, ini hadits yang begitu menyentuh, coba dimengerti lebih dalam hadis ini!!” tutur ustadz yang juga pengasuh pesantren Tahfidz Daarul Quran pusat.

Ustadz menyitir lagi hadits Nabi menurutnya, satu lagi hadits yang memberikan semangat untuk menghafal adalah karena ingin memberikan jubah kemuliaan kepada keduanya orang tuanya diakhirat nanti “Dari Buraidah, Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Qur’an.”(HR Abu Daud).

“Alhamdulillah, kami bekerja disini dunia dapat, akhirat dapat, Allahu Akbar…. saya kalau ngimamin shalat di rumah sama anak-anak dan istri, saya pakai surat As-shof dan istri saya terheran-heran karena biasanya saya pakai qulhu dan  atau surah yang pendek-pendek” ujar salah satu SDM Daqu yang tidak mau disebutkan namanya. (ed : fud)

Share

Categories

Latest Posts

%d blogger menyukai ini: