Daarul Quran Gelar Tes Masuk Pesantren, Ustadz Slamet: Program Tahfidz Idola Dunia Pendidikan

Home - Berita - Daarul Quran Gelar Tes Masuk Pesantren, Ustadz Slamet: Program Tahfidz Idola Dunia Pendidikan

Daarul Quran Gelar Tes Masuk Pesantren, Ustadz Slamet: Program Tahfidz Idola Dunia Pendidikan

IMG-20151205-WA0006

Rep&Foto:  Jhony /Daqu

Pesantren Tahfidz Daarul Quran (Daqu) selama dua hari akan melaksanakan tes masuk bagi santri baru. Tes masuk ini diselenggarakan sejak hari Sabtu (5/12/2015), hingga Minggu (6/12/2015).

Sebanyak 241 santri mengikuti ujian masuk Pesantren Tahfidz Daqu yang digelar di Ponpes Tahfidz Daqu, Ketapang, Tangerang. Diantar oleh orangtua masing-masing, para peserta ujian ini berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

Kepala Biro tahfidz Daarul Quran, Ustadz Ahmad Slamet Ibnu Syam mengatakan, ujian ini akan digelar selama dua hari. Selain di Ketapang ujian juga digelar di Ponpes Tahfidz Daqu Putri Cikarang dan Ponpes Tahfdiz Daqu Ungaran, Jawa Tengah.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat antusias untuk mendaftarkan putra dan putrinya mondok di Ponpes Tahfidz Daqu. Hingga saat ini masih banyak yang mendaftarkan anaknya meski sudah diberitahu masuk dalam daftar waiting list,” ujarnya di sela-sela pelaksanaan ujian di Tangerang, Sabtu (5/12/2015).

Ustadz Slamet menambahkan, selain para santri, orangtua juga harus siap mental ketika memutuskan anaknya untuk masuk pesantren.

Ia juga mengatakan program Tahfidz kini menjadi idola pendidikan. Buktinya, banyak sekolah umum yang mulai memasukkan tahfidz dalam kurikulum pelajarannya.

“Insya Allah kami disini menyiapkan sistem dan sdm yang baik. Orangtua tinggal memberi kepercayaan pada kami serta mendoakan agar putra dan putrinya dapat menyelesaikan hafalan 30 juz,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Eron Azhari selaku penanggung jawab pelaksanaan ujian masuk mengatakan bahwa tes masuk Pesantren Daqu mengujikan beberapa hal seperti tahfidz, ibadah, imla (menulis Arab) serta beberapa mata pelajaran umum seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika. Tes masuk ini diuji oleh sembilan orang. Sedangkan sebanyak 25 orang menjadi panitia dari tes masuk ini.

” Peserta tes masuk hari ini mencapai 241 calon santri. Untuk besok, terdapat 140 calon santri di Ketapang, 150 calon santri di Cikarang, dan 30 calon santri di Semarang,” paparnya.

Sementara itu, kuota dari masing-masing pesantren, yaitu, Ketapang 150 orang, Cikarang 100 orang, Semarang 100 orang dan Lampung 100 orang. Sedangkan hasil tes masuk akan diumumkan dalam dua minggu ke depan melalui laman web www.daqu.such.id dan  portal berita Republika.

Share

Categories

Latest Posts

%d blogger menyukai ini: