BeritaMenuai Jurnalis Bermental Da’i

Pada era ini, setiap muslim harus melek media agar tidak terseret dalam derasnya banjir informasi
PesantrenDaQu PesantrenDaQu4 bulan ago229

Sabtu, 30 Maret 2019, Forum Jurnalis Muslim (FORJIM) menyelenggarakan training jurnalistik asyik bertema “Menggagas Media Merajut Umat” yang bertempat di Masjid Abu Bakar Ashiddiq, Jakarta Timur.

Training kali ini bertujuan untuk membentuk mental wartawan/jurnalis muslim. Training ini dibagi menjadi tiga segmen dan pembicara yang berbeda yaitu “Menggagas Media Berdaya Tanpa Tapi-tapi” yang dibawa oleh pemateri Ust Ilham Jaya, “Mengatasi Writer Block” yang dibawa oleh Ustaz Ibnu Syafaat serta “Teknik Menulis Berita & Press Release” yang dibawa oleh Ustaz Shodiq Ramadhan.

Pada segmen pertama, Ilham Jaya menegaskan bahwa media itu sangat berbahaya dan krusial, dan oleh karena itu sebagai muslim mau tak mau harus melek media. Beliau juga menegaskan bahwa media Islam harus mengoptimalkan potensi nya dikarenakan telah masuk nya era industri 4.0 dimana semuanya serba digital.

Pada segmen kedua, ustaz Ibnu Syafaat menyampaikan bahwa cara yang ampuh untuk mengatasi writer’s block adalah membaca, membaca, membaca serta memilih topik yang kita gemari. Beliau pun menyampaikan bahwa jurnalistik adalah salah satu cara dalam berdakwah dan setiap muslim memiliki kewajiban untuk berdakwah.

Setelah solat zuhur berjamaah di Masjid Abu Bakar Ashiddiq segmen 3 dilanjutkan dengan teknik menulis berita & press release oleh Ust Shodiq Ramadhan dengan beberapa teknik serta praktek menulis press release. Dalam sesi ini kami diajari tenten bermacam teknik penulisan dan bagaimana menuliskannya.

Ditulis oleh, Bimoseno, santri kelas XI, peserta pelatihan jurnalistik 

PesantrenDaQu

PesantrenDaQu

Related Posts

{{ image }}

{{ title }}

{{ date }} {{ comments }}
{{ viewcount }}
{{ author }}
{{ image }}

{{ title }}

{{ date }} {{ comments }}
{{ viewcount }}
{{ author }}
{{ image }}

{{ title }}

{{ date }} {{ comments }}
{{ viewcount }}
{{ author }}