ArtikelKenapa Kita Harus Menghafalkan Alquran?

Apakah Alquran akan musnah jika tidak ada yang menghafalnya?
PesantrenDaQu PesantrenDaQu4 bulan ago643

Sebagian orang sering bertanya mengapa kita harus menghafal Alquran? Bukankah Alquran adalah mukjizat yang telah terjaga sejak 14 abad yang lalu?  Lalu untuk apa kita menghafalkan Alquran? apakah Alqur’an  akan menghilang dan lenyap dari muka bumi ini jika kita tidak menghafalnya?

Untuk menjawab pertanyaan itu kita dapat merujuk ke hadist Nabi yang diriwayatkan oleh  Ibn Majah dan al-Hakim dari Hudzaifah bin al-Yaman bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Islam dihapuskan seperti hilangnya warna baju, sampai tidak diketahui apa itu puasa, apa itu shalat, haji dan sedekah. Kitabullah dimusnahkan dalam satu malam sampai tidak tersisa satu ayat pun, dan yang tersisa adalah kakek-kakek dan nenek-nenek yang mengatakan, ‘ kami melihat orangtua kami mengatakan Laa Ilaahaillallah, maka kami pun mengatakannya”.

Dari hadist ini dapat kita pelajari bahwa kitabullah akan dimusnahkan dan ini merupakan tanda-tanda datangnya akhir zaman dan seburuk-buruknya umat Rasulullah SAW adalah mereka yang hidup pada akhir zaman. Alasan pertama, mengapa kita harus menghafalkan Alquran adalah agar kita tidak termasuk dalam golongan umat yang hidup pada akhir zaman. Naudzubillahimindzalik.

Yang kedua, karena menghafal Alquran adalah metode cepat untuk mendapatkan pahala, dengan perkembangan zaman yang pesat, masuknya budaya asing ke Indonesia serta majunya perkembangan teknologi tidak hanya berdampak positif bagi umat islam, akan tetapi juga terdapat pengaruh negatif dengan membuka peluang untuk melakukan dosa dimanapun dan kapanpun. Oleh karena itu kita harus berusaha seoptimal mungkin untuk dapat beribadah kepada Allah SWT agar mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dan selain itu juga agar kita terhindar dari peluang berbuat dosa.

Mengapa menghafal Alquran dapat mendapatkan pahala yang berlimpah, karena di mana satu huruf Alquran  diberi balasan dengan sepuluh kebajikan, sebagaimana diriwayatkan oleh Iman At-Tirmidzi dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. Walaupun pemberian pahala merupakan hak preogratif Allah SWT, kita dapat membayangkan apabila seorang penghafal Alquran menghafalkan surah Al Fatihah, yang di awali dengan kalimat bismillahirohmanirrohim yang terdiri dari 19 huruf, maka apabila seorang penghafal Alquran membutuhkan 20 kali pengulangan untuk menghafalkan, mereka akan mendapatkan 3.800 pahala atau kebaikan. Betapa banyaknya pahala yang didapatkan apabila kita menghafalkan 30 juz dalam Alquran. Subhanallah.

Yang ketiga, adalah bentuk tanda cinta dan berbakti kita kepada kedua orangtua, Walaupun kita memberikan uang sebanyak buih dilautan, tetap kita tak akan mampu membalas jasa kedua orangtua kita. Balasan yang terbaik bagi mereka adalah dengan memberikan mahkota yang abadi di akhirat. Mereka yang telah menghafalkan Alquran, mengkajinya dan mengamalkannya selain mendapatkan pahala yang berlimpah, syafaat pada hari kiamat, juga mendapat keistimewaan yaitu, Allah SWT akan memberikan mahkota bagi kedua orangtua mereka. Orangtua mereka akan diberikan mahkota dari cahaya yang terangnya seperti matahari, dan akan diberikan dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia.

Ditulis oleh, Rifqi Akbari, Alumni Daarul Qur’an 

PesantrenDaQu

PesantrenDaQu

daqu.sch.id

Gd. Adh-Dhuha Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an
Jl. Thamrin Ketapang, Kp. Ketapang Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten
021-2789 9696

PesantrenDaQu, 2019 © All Rights Reserved