ArtikelKampanye Pelestarian Hewan Lewat Sebuah Pertunjukan

Taman Safari terkenal dengan ragam satwa yang ada di dalamnya. Selain sebagai tempat konservasi, taman safari juga menampilkan berbagai pertunjukan dari satwa-satwa yang telah dilatih. Mulai dari lumba-lumba, gajah, harimau, hingga anjing dan binatang ternak hadir dengan pertunjukan yang menarik. Keceriaan santri shigor terpancar ketika beberapa ekor kambing tampil di atas panggung. Mereka yang sedang melaksanakan kegiatan rihlah itu merentangkan tangannya untuk ikut bermain dengan Bimo, si burung gagak pintar. Setelah bosan bermain, Bimo malah...
PesantrenDaQu PesantrenDaQu1 minggu ago86

Taman Safari terkenal dengan ragam satwa yang ada di dalamnya. Selain sebagai tempat konservasi, taman safari juga menampilkan berbagai pertunjukan dari satwa-satwa yang telah dilatih. Mulai dari lumba-lumba, gajah, harimau, hingga anjing dan binatang ternak hadir dengan pertunjukan yang menarik.

Keceriaan santri shigor terpancar ketika beberapa ekor kambing tampil di atas panggung. Mereka yang sedang melaksanakan kegiatan rihlah itu merentangkan tangannya untuk ikut bermain dengan Bimo, si burung gagak pintar. Setelah bosan bermain, Bimo malah bertengger di atas batang pohon dan tidak mempedulikan panggilan pelatihnya.

Kini giliran seekor anjing Husky beserta teman-temannya yang tampil. Gerakan lucu dan memukau dilakukan oleh mereka. Sampai akhirnya belasan bebek dan ayam menutup rangkaian pertunjukan bertajuk various animal show tersebut.

Namun, bukan hanya sekedar show, taman safari juga mengkampanyekan untuk menjaga kelestarian hewan, terutama hewan yang mulai terancam punah. Ustadz Arifin, pembimbing kelas 4, menanggapi positif kampanye itu. Menurut beliau selain menambah ilmu pengetahuan, pertunjukan tersebut memberikan edukasi akan pentingnya merawat alam. “Insya Allah diselingi dengan pertunjukan membuat mereka mengerti maknanya”, ujar beliau.

Nasywan dan Fatan, santri kelas 6 SD, juga merasa terhibur dengan adanya show tersebut. Kampanye yang dilakukan juga membuat mereka tersadar akan pentingnya menjaga alam, termasuk hewan. “Jangan sampe nebang pohon sembarangan, nanti banjir, nanti alamnya rusak”, ujar Fatan.

PesantrenDaQu

PesantrenDaQu