id info@daqu.sch.id 021-2789-9696

Ayahanda KH. Yusuf Mansur: “Anak muda harus punya mimpi besar.”

“Apa tujuanmu setelah lulus sekolah ?”, tanya ayahanda KH. Yusuf Mansur kepada salah seorang santri Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah.

“Saya mau kuliah di Harvard University.”, jawabnya.

Sontak teman-temannya dan seluruh guru yang hadir pada acara kunjungan kali itu pun terkejut mendengar jawaban santriwati asal Malang tersebut. Ia telah menyebutkan impian terbesarnya yang akan dicapai setelah lulus sekolah nanti.

“Kalau kamu, apa tujuanmu setelah lulus sekolah nanti ?”, ayahanda KH. Yusuf Mansur kembali menanyakan pertanyaan yang sama kepada santriwati yang lain.

“Saya mau masuk MAN.”, jawabnya.

Mendengar jawaban itu, ayahanda KH. Yusuf Mansur kemudian sedikit menceritakan kisah kedua putrinya, Wirda dan Quumi. Beliau menceritakan kisah Wirda yang selalu memiliki impian besar untuk bisa bersekolah di luar negeri.

Pada kesempatan kali ini, beliau menyebutkan beberapa negara yang telah dikunjungi oleh Wirda untuk menimba ilmu, diantaranya Jordan, Amerika, dan Inggris. Sementara adiknya, Quumii tengah menjalani proses dalam merealisasikan mimpinya untuk dapat belajar di beberapa negara usai menyelesaikan hafalan Qur’annya beberapa bulan lalu. Kisah kedua putri beliau ini sangat besar pengaruhnya untuk dapat menularkan motivasi besar bagi generasi millenial yang tengah merangkai berbagai impian besar untuk masa depannya. Bagaimana cara membangun mimpi yang besar juga bagaimana cara merealisasikannya, menjadi satu paket lengkap yang selalu disampaikan pada kesempatan sharing kali ini.

“Anak-anak muda harus punya mimpi besar. Jangan cuma sebatas pingin sekoah di MAN aja, tapi juga pingin sekolah di luar negeri. Jangan cuma punya mimpi yang cetek aja, tapi juga harus bermimpi yang tinggi.”, ujar ayahanda KH. Yusuf Mansur menekankan bahwa kalau punya mimpi jangan setengah-setengah.

“Saya selalu mendoakan agar KH. Yusuf Mansur dan keluarga selalu ada dalam lindungan Allah biar bisa terus menjadi motivator terbesar dalam menghafal Qur’an dan merealisasikan banyak impian besar.”, ujar Fitrotur Rohmah, santriwati kelas 9 Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah.

Acara sharing session dalam rangka kunjungan Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah, Malang, Jawa Timur di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an, Ketapang, Cipondoh, Tangerang, pada Senin, (6/1) ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.