ArtikelidaquKegiatanPererat Kekeluargaan di Family Gathering Idaqu Camp

Program Tahfizh Intensif Institut Daarul Qur’an (Idaqu) menggelar Family Gathering Idaqu Camp di Cinumpang, Sukabumi, Selasa-Rabu, 4-5 februari 2020. Acara ini diikuti 59 mahasiswa dan mahasiswi serta beberapa dosen pendamping. Acara ini bertujuan mempererat rasa kekeluargaan dan saling mengenal lebih jauh antar mahasiswa dengan konsep perkemahan yang happy dan menyenangkan sekaligus mentadabburi ciptaan yang Maha Kuasa. Di hari pertama terjadi perubahan rencana, menginap di DaQu Agrotechno tidak jadi dilaksanakan sehingga peserta berkemah di Cinumpang. Namun...
PesantrenDaQu PesantrenDaQu2 minggu ago171

Program Tahfizh Intensif Institut Daarul Qur’an (Idaqu) menggelar Family Gathering Idaqu Camp di Cinumpang, Sukabumi, Selasa-Rabu, 4-5 februari 2020. Acara ini diikuti 59 mahasiswa dan mahasiswi serta beberapa dosen pendamping. Acara ini bertujuan mempererat rasa kekeluargaan dan saling mengenal lebih jauh antar mahasiswa dengan konsep perkemahan yang happy dan menyenangkan sekaligus mentadabburi ciptaan yang Maha Kuasa.

Di hari pertama terjadi perubahan rencana, menginap di DaQu Agrotechno tidak jadi dilaksanakan sehingga peserta berkemah di Cinumpang. Namun mereka tetap mengunjungi DaQu Agrotechno yang terletak di Kadudampit, Sukabumi, sebelum menuju camp perkemahan untuk belajar cara menanam sayur dan panen hasil pertanian.

Suasana semakin hangat dengan acara api unggun. Duduk melingkari api di tengah dinginnya alam sembari bercengkrama dengan sahabat. Keesokan harinya, fun games mempererat kerjasama dan kekompakan antar mahasiswa. Permainan lompat angka, balon ular, estafet air, joget balon, serta lilin basah menjadi penutup yang manis acara Family Gathering Idaqu Camp kali ini.

Meski beberapa kali diguyur hujan hingga cuaca dingin khas pegunungan menusuk hingga ke tulang tidak menyurutkan semangat seluruh peserta untuk mengikuti acara dari awal sampai akhir. Bahkan, turunnya hujan semakin merekatkan rasa kebersamaan dan saling peduli di antara mahasiswa.

 

Oleh: Rio Ramdani, Mahasiswa Fakultas Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

PesantrenDaQu

PesantrenDaQu