BeritaCikarangKegiatanSilaturrahim OSDAQU Putri Cikarang dengan OPPD Tasikmalaya

"Penghafal Al-Qur’an itu harus 5T, yaitu Tilawatil Quran, Tahfizhul Quran, Tadabburil Quran, Tafsirul Quran, dan yang terakhir adalah Ta’alumil Quran".
PesantrenDaQu PesantrenDaQu3 hari ago192

Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an memiliki program tahunan yang dimana mengajak para pengurus untuk bersilaturrahim ke pesantren lain guna mendapatkan berbagai pelajaran terkait organisasi kepengurusan santri. Kegiatan tahunan kali ini menjadikan Pondok Modern Darussalam Tasikmalaya menjadi tujuan utamanya. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, yaitu hari Ahad hingga Senin yang bertepatan dengan tanggal 14-15 Maret 2020. Perjalanan dilaksanakan mulai pukul 03.00 dini hari hingga tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB.

Kedatangan rombongan Pesantren Daqu Putri Cikarang disambut hangat oleh keluarga besar Pondok Modern Darussalam Tasikmalaya. Silaturrahim ini diawali dengan sambutan yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, KH. Ahmad Deni Rustandi, M.Ag yang dalam sambutannya menyampaikan, “Penghafal Al-Qur’an itu harus 5T, yaitu Tilawatil Quran, Tahfizhul Quran, Tadabburil Quran, Tafsirul Quran, dan yang terakhir adalah Ta’alumil Quran”.

Usai sambutan dari pimpinan, rangkaian acara dilanjutkan dengan kumpul perbagian Organisasi Santri Daarul Qur’an (OSDAQU) dengan Organisasi Pondok Modern Darussalam (OPPD), tujuannya adalah untuk saling sharing tentang program kerja yang akan mereka laksanakan dalam satu tahun kedepan dan saling mengenal satu sama lain.

Satu lagi yang berbeda dari pelaksanaan kegiatan tahunan ini adalah semua santri kelas XI berkesempatan untuk ikut menjadi bagian dari perjalanan ini. Sebab pada tahun-tahun sebelumnya, hanya anggota OSDAQU saya yang diperkenankan untuk ikut.

“Tahun ini, tidak hanya OSDAQU, mudabbirah juga ikut. kalian semua sama-sama pengurus.” ujar Ustadz Hery Setyawan, S.Pd.I, Pengasuh Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Putri Cikarang. “Tujuan dari perjalanan ini adalah selain menjalin silaturahim antar pondok juga menumbuhkan kebersamaan dari kelas XI sendiri.”

Sore harinya, kami diajak berkeliling area Pondok Modern Darussalam untuk melihat yang ada di sekitar pondok putri. Suasana sore hari yang indah dikelilingi dengan sawah serta dari kejauhan nampak sebagian yang tertutup oleh awan, masya Allah, indah nian dipandang.

Tibalah malam hari, Sabtu malam di Pondok Modern Darussalam diisi dengan muhadharah akbar. Kami turut menyaksikan kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Melihat santriwati yang berpidato dengan beragam bahasa. Keesokan paginya kami melakukan senam pagi bersama dengan dipimpin oleh pengurus bagian olahraga OPPD dan OSDAQU, dilanjutkan dengan seminar nisa’iyyah (keputrian) yang dipandu oleh Ustadzah Imasy bertema kreatifitas santri putri dalam membuat kue dan menjahit baju, salah satu pendidik di Pondok Modern Darussalam Tasikmalaya.

Tepat pukul 15.00, kami bersiap untuk kembali ke pesantren. Tiba saatnya silaturrahim selama dua hari ini untuk diakhiri. Kami menutup silaturrahim dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama OSDAQU, OPPD, juga pengasuh pesantren.

 

Oleh : Tasya Yulita, santri kelas XI, daqupost

PesantrenDaQu

PesantrenDaQu