id info@daqu.sch.id 021-2789-9696

Awali Tahun Ajaran Baru, UYM Ajak Ekosistem Daarul Qur’an Doa Bersama

Di hadapan jama’ah dan Sumber Daya Insani Daarul Qur’an, Sabtu (30/5) di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Ketapang, ustadz Yusuf Mansur mengajak bersama-sama menyambut kedatangan santri pada tahun ajaran baru di tengah wabah yang belum mereda. Para santri disambut dengan do’a pada Allah SWT agar semua yang Kembali ke pondok diberikan keselamatan. Berikut petikan ceramah beliau:

“Beberapa waktu yang akan datang kita akan mulai nanti memilih meutuskan dan menetapkan tentang kepulangan santri dan seluruh SDM balik ke pesantren Daarul Qur’an. Masuk pertama kalau jadi tanggal 15 Juni. Lalu bertahap, berangsur-angsur hingga sebagian di awal Juli. Seyogyanya kita semua mulai antisipasi dengan bener-bener berdo’a. Setiap insan Daqu berdo’a supaya nanti kembalinya santri dan seluruh SDM tidak menjadi mudhorot, tidak menjadi masalah, tidak menjadi cluster baru covid 19. Do’anya bener-bener do’a, bukan selewatan. Maka karena itu saya dan dewan pimpinan mengingatkan temen-temen Daarul Qur’an semua untuk serius bedo’a, jangan sampai tidak.

Kita berdo’a pada Allah SWT, jika takdirnya jadi maka jadinya jadi yang selamat. Jika takdirnya tidak jadi, maka tidak jadinya juga yang terbaik. Tapi titip, belum tentu do’a para ustadz yang dikabul. Bisa jadi do’a temen-temen bagian taman itu yang dikabul, bagian kayu, dapur, itu yang dikabul. Jadi semua insan Daqu berdoa pada Allah SWT, mengawal keputusan dan ketetapan. Termasuk anak-anak kita semua, istri kita, orang-orangtua, kita maintain do’a. Permohonan do’a pada seluruh wali santri juga dibroadcast. Umumkan bahwa kita minta dikawal dengan do’a.

Terus apalagi? Dengan bersedekah. Kita dan temen-temen wali santri juga SDM ikut bersedekah. Dan sedekah ini kan nolak bala. Mudah-mudahan dengan sedekah kalau ada Covid yang mengikuti dan hal-hal buruk lain bisa tertolak.

Mendo’akan seluruh insan Daqu, wali-wali santrinya, santrinya, dan semua yang terlibat. Termasuk nanti pemasok segala kebutuhan pesantren. Kemudian semua pesantren. Karena pesantren udah ada yang masuk tanggal 2 Juni. Pesantren-pesantren besar di Jawa Timur udah pada masuk. Kita do’akan juga jangan sampai terjadi sesuatu. Kita do’a buat semua pesantren, semua madrasah, semua sekolah, samua kampus, dan juga yang berangsur-angsur buka.

Kemarin di Bekasi sholat ‘Id dilaksanakan di hampir seribu masjid. Nanti dua minggu setelah lebaran baru keliatan, ada apa engga masalah. Kan 2 minggu semenjak kerumunan. Nah kita do’a tuh, Insya Allah dengan do’a terus menerus kekuasan Allah di atas segala-galanya. Mudah-mudahan Indonesia cepet dinyatakan bebas Covid 19. Dan tidak perlu yang namanya New Normal. Contoh misalnya, kalau Daarul Qur’an sholat harus jarang-jarang kayak gini, kita perlu masjid segede apa untuk menampung dua ribu keluarga besar? Kalau kamar harus dikurangin, kalau tempat makan harus dikurangin? ini problemnya panjang kali lebar.

Satu-satunya yang bisa kita minta memang keselamatan dari Allah aja udah. Bagaimana judulnya dah. Takdirnya apa, masuk atau engga, pulang atau engga, kembali atau engga. Belum tentu jadi masuk, bagaimana Allah saja.

Untuk mengawal keputusan pimpinan, mari sama-sama kita baca Surah Ar-Rohman. Kenapa surah Ar-Rohman itu hebat banget? Salah satunya adalah ada ismu (nama) rabb yang diulang-ulang sampai 31 kali. Belom nama Ar-Rohman itu sendiri dan kata ganti dari Lafzhul Jalalah (Kata “Allah”).

Mudah-mudahan Allah yang Maha Pemurah. Kita minta kemurahannya untuk memberikan yang terbaik buat Daarul Qur’an, buat Indonesia, bahkan untuk dunia. Dan Insya Allah kita baca Surah Ar-Rohman agar Allah menyayangi satu Indonesia dan dunia atas apa yang menjadi kesalahan, kebodohan, kedunguan kita. Kita banyak minta tapi kurang ibadah. Mudah-mudahan Ar-Rohman tetap memberikan yang terbaik buat kita.

Untuk semua hajat dan urusan kita semua. Masalah, impian dan cita-cita kita semua. Apa saja yang menghalangi dan memuluskan, yang menyukseskan dan menggagalkan, yang menggembirakan dan menyedihkan, yang menyusahkan dan menyenangkan, mudah-mudahan semua baik dengan izin Allah SWT.

Yang mendoakan dan mau mendoakan terus menerus, abis sholat fardhu dan sunnah, Insya Allah, dapet seluruh pahala yang terjadi di Daarul Qur’an. Luar biasa kan? Hanya do’ain doang buat selamat, sehat, keputusan yang terbaik, bener dan tidak celaka. Ambil kesempatan itu. Apalagi bukan cuma mendo’akan Daarul Qur’an, kan? tapi seluruh pesantren, madrasah, sekolah, kampus, kantor, pabrik, mall, pasar, jalanan di seluruh Indonesia dan dunia. Masya Allah, kayak apa itu pahalanya?

Mudah-mudahan di Qabul Allah SWT. Aamiin. Mudah-mudahan juga kita diberikan taufik dan hidayah oleh Allah SWT untuk mau mendo’akan. Karena memang mendo’akan itu tidak mudah untuk dilakukan semua orang, hanya orang-orang yang dipilih oleh Allah untuk mau mendo’akan.”