id info@daqu.sch.id 021-2789-9696

Syafa’at Qur’an, Harapan Terbesar Orangtua Fabio

Meski di situasi sulit, berkah menghampiri orangtua Fabio Rexan. Sang anak, yang baru duduk di kelas 8 Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Tangerang, berhasil menyelesaikan setoran hafalan Qur’annya.

Syam Arya, ayah Fabio, harus menyaksikan seremoni anaknya lewat video conference Zoom karena situasi masih tak memungkinkan. Terlihat di tayangan, bersama anggota keluarga lain mereka sedang berada di dalam mobil menuju ke suatu tempat. “Doakan kami supaya sehat dan bisa belajar Al-Qur’an lagi. Tolong bimbing anak kami”, pesan ayah Syam pada para asatidz yang mendampingi sang anak.

Santri asal Ciledug, Tangerang, ini duduk di hadapan teman-teman satu halaqohnya yang lain. Ruangan di Gedung Adh-Dhuha hari itu, Rabu (3/9/2020), jadi saksi Fabio menuntaskan misi mulianya. Di sampingnya duduk orang-orang yang berjasa dalam membimbingnya menghafal Qur’an. Mereka adalah sang guru Halaqoh, Ustadz Farhan Ahmad Fauzi, Kepala Tahfizh Pesantren Daqu Tangerang, Ustadz Hamzah, serta sosok orangtua para santri di pondok, Pengasuh Pesantren, Kyai Syaiful Bahri.

Setelah membaca beberapa surat pendek dan doa khatmil Qur’an, Ustadz Farhan berpesan dan mendoakan agar Fabio bisa melanjutkan dawam terhadap Al-Qur’an dengan mengikuti ujian sanad bersama Masyayikh.

Tentu, apa yang dicapai Fabio jadi motivasi sekaligus ada harapan di pundaknya untuk mengamalkan apa yang telah ia hafal. Karena janji Allah memuliakan para penghafal Qur’an nyata adanya. Seperti kisah seorang menteri mantan hamba sahaya di jaman kekuasaan Islam yang dimuliakan Rasulullah SAW. “Dia bisa menjadi menteri, karena apa? Karena ia menghafal Qur’an”, ucap Ustadz Hamzah. Selain itu Allah juga menjanjikan posisi terdekat dengan dirinya untuk para hafizh dan hafizhah.

Besar harapan orangtua Fabio pada anaknya. Harapan itu tak akan terwujud tanpa doa dari Fabio sendiri serta segenap orang-orang di sampingnya. Ustadz Syaiful pun berpesan untuk selalu menyelipkan doa di setiap bacaan Qur’an, utamanya untuk kedua orangtua.

“Tuker muroja’ah Qur’an antum, Insya Allah dengan keberkahannya Allah memeberkahi kita dan orangtua kita”, ujar beliau. Keberkahan yang akan berbuah mahkota pemberian Fabio bagi ayah bundanya di akhirat kelak.

“Ananda, Fabio ya, juga bisa meberikan syafaat untuk 10 orang yang Allah sudah tulis bahwa mereka masuk neraka”, lanjut Kyia Syaiful pada santri lulusan Shigor Putra tersebut.

Begitu besar keberkahan yang akan diperoleh penghafal Qur’an hingga orangtua Fabio pun tak kuasa menahan air matanya. “Terima kasih anakku. Mudah-mudahan kamu bisa istiqomah terus dan akhlaknya bisa semakin baik.” Doa tulus sang ayah yang juga mewakili keluarganya. Doa yang mampu mengantar Fabio ke keridhoan Allah SWT dan prestasi lainnya. Aamiin.