id info@daqu.sch.id 021-2789-9696

KH Yusuf Mansur Pimpin Peletakkan Batu Pertama Pesantren Daqu Ayyastiyah Kotamabagu

Di lahan seluas 5 hektar, KH Yusuf Mansur pimpin peletakkan batu pertama pembangunan Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Ayyastiyah, Kotamabagu, Sulawesi Utara, Senin, (9/11/2020). Beliau didampingi Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow sebagai pewakaf tanah. Jajaran pimpinan Daarul Qur’an: Pimpinan Direktorat Pendidikan, KH Ahmad Jamil; Pimpinan Direktorat Ekonomi, Ustadz Tarmizi Ashidiq; Pimpinan Direktorat Zakat dan Wakaf, Ustadz Anwar Sani serta jajaran pemerintah daerah Kotamabagu juga hadir dalam acara tersebut.

Tarian Tuitan dan Kabela dalam rangkaian upacara penyambutan mewarnai kedatangan rombongan. Tarian khas Bolaang Mongondow ini dahulu digelar untuk menyambut kedatangan tamu penting atau raja. Setelah gelaran itu, panggung acara siap jadi penanda mulainya peletakkan batu pertama.

“Terima kasih kepada Pjs Gubernur Pak Fatoni, Bu Bupati Hj Yasti, Walikota Bu Tatong,” buka Kyai Yusuf dalam sambutannya. Perjuangan pendirian Pesantren Daqu Ayyastiyah Kotamabagu ibarat perjuangan kaum muslimin dalam Perang Khandaq. Hal tersebut diceritakan Kyai Yusuf sebagai motivasi untuk semua pihak yang terlibat.

“Kalau kita ini kecil, omongan, pikiran dan perasaan kita jangan kecil juga. Belajar dari Rasul SAW di peristiwa Khandaq. Rasul bilang kepada Salman Alfarisi ketika memecahkan batu untuk membangun parit “Kelak Persia akan jatuh di tangan kita,” kisahnya.

Hj. Yasti pun membeberkan kisah awal pembangunan pesantren. Ide ini, kata beliau, tercetus kala Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Sulut DR. Drs. Agus Fatoni, mengajak beliau mengadakan acara Maulid Nabi. “Setelah itu beliau bilang, ‘Mari bersama-sama membangun pesantren di kota ini,” terangnya.

Kisah unik pun terukir kala Kyai Yusuf, Hj Yasti dan rombongan bertemu dalam acara makan bersama. Seorang ibu bernama Nina Muhammad menghampiri lalu memberikan sedekahnya sekaligus jadi sedekah pertama untuk pembangunan pesantren ini.

Menanggapi antusiasme masyarakat tersebut, jajaran Pengurus Pesantren Daqu Ayyastiyah Kotamabagu pun akan langsung mengadakan seleksi 100 santri beasiswa di hari yang sama.