fbpx
id info@daqu.sch.id 021-2789-9696

Dai Cilik DaQuschool Banyuwangi Buat Terkesima para Juri Ajang DAI TVRI

SD DaQuschool Banyuwangi terus berkembang dan berbenah untuk mengakomodir kebutuhan pendidikan, khususnya pendidikan islam komprehensif berbasis Tahfizhul Qur’an, masyarakat kota asal seni Tari Gandrung ini. Mulai dari sarana prasarananya sampai jumlah murid yang mampu ditampung. Saat ini, perkembangan terus tumbuh, hingga pendaftaran program Santri Indent untuk tahun 2023 pun sudah terisi.

Pencapaian pun terus melejit. Salah satunya dengan dikirimnya delegasi siswi DaQuSchool Banyuwangi ke Surabaya, untuk mengikuti ajang Dakwah Anak Indonesia (DAI) yang diselenggarakan oleh Stasiun TVRI Jawa Timur.

Aulia Dhia Amanda, adalah siswi yang ditunjuk untuk mewakili sekolah dalam ajang tersebut. Aulia terbilang peserta yang usianya paling muda, sebab masih duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar (SD). Selasa (30/3/2021), Aulia menampilkan performa terbaiknya di hadapan para juri, dalam ruangan studio TVRI Jawa Timur, Jl. Mayjend Sungkono No. 124, Kota Surabaya.

Aulia mendapat tema “Menuntut Ilmu Tiada Jemu”. Ia bercerita bagaimana Nabiyullah Sulaiman ditawarkan 3 hal oleh Allah SWT, yakni ilmu, harta dan kekuasaan. Namun, ia harus memilih salah satu di antaranya. Ia pun memilih ilmu.

“Ada satu rahasia besar bagi kita, para penuntut ilmu. Apakah itu? Karena dengan ilmulah Nabi Sulaiman memilki kerajaan yang megah, hartanya berlimpah, perabotannya mewah, sampai istrinya pun cantik dan sholehah,” tutur Aulia diiringi senyum dan tepuk tangan hadirin yang hadir di studio.

Setelah dinyatakan lolos oleh panitia untuk melaju ke babak selanjutnya, Aulia mengambil undian untuk tema ceramah yang akan dibawakan berikutnya.

Aulia datang ke panggung acara didampingi oleh Kepala Sekolah DaQuschool Banyuwangi, Mr. Rozak. Mr. Rozak pun turut terkesima dengan penampilan Aulia. Selain itu, menurut Mr. Rozak, prestasi ini juga akan terus dikembangkan sehingga akan banyak lahir Aulia-Aulia baru dari SD DaQuschool Banyuwangi.

“Sejak awal kami optimis ananda akan lolos, meskipun persiapannya tidak banyak tapi kami gantungkan semua kepada Allah. Semoga ananda Aulia bisa lanjut terus sampai babak terakhir,” harapnya.