Sehari Bersama Ustadz Yusuf di Kampung Qur’an

Home - Kegiatan - Sehari Bersama Ustadz Yusuf di Kampung Qur’an

Sehari Bersama Ustadz Yusuf di Kampung Qur’an

sehari

Sabtu, 16 Juni 2012, Ustadz Yusuf Mansur dan istrinya Hj Siti Maemunah, menghabiskan waktu seharian di Kampung Qur’an, Jalan Thamrin Ketapang, Tangerang. Mereka bercengkerama dengan berbagai kalangan, dari kanak-kanak, ibu-ibu, sampai para pengusaha.

Mengawali hari, Ustadz Yusuf Mansur beserta istri menghadiri Wisuda TK  Daqu School di halaman Gedung TK Daqu.  Turut hadir, General Manager Daarul Qur’an Abdoel Rochimi, Kepala Pesantren Tahfid Daarul Qur’an Ustadz Jaya Rukmana, pembimbing santri Ustadz Sholehuddin, S.Th.I dan Ustadz Saepul Bahri Lc, dan juga yang lain-lain nya. Mereka larut dalam keceriaan bersama para orangtua santri.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB dibuka dengan pentas seni siswa-siswi TK. Ada yang menyanyi, baca puisi, hafalan do’a, hafalan juz ‘amma, dan menari.

Dalam sambutannya Ustadz Rochimi antara lain mengatakan, anak-anak adalah aset keluarga dan bangsa. Karena itu, katanya, “anak-anak jangan berhenti belajar. Dan para orangtua harus terus mendukung dan mendo’akan kesuksesan putra-putrinya yang sedang menunut ilmu, agar kelak lulusan Daarul Qur’an benar-benar menjadi aset perbaikan dan pembangunan Negara Indonesia.’’

Keluarga Ustadz Yusuf kemudian hadir di Al Ikhlas Building lantai 5 bersama Kepala Sekolah SD Daqu School  H Sukman Hermawan untuk mewisuda santri Tahfidz SD Daqu School.

‘’Ini menjadi momentum silaturahmi walisantri dengan manajemen Daqu School dan Ustadz Yusuf Mansur untuk mempererat tali kekeluargaan,’’ ujar H Sukman.  Dalam acara ini, turut tampil salah satu putra Ustadz Yusuf Mansur  yang membawakan hafalan surat Al Qur’an.

Dalam taushiyah-nya, Ustadz Yusuf berpesan, “Bangsa kita ini sudah terlanjur parah. Karena itu kita harus mengajarkan anak-anak kita untuk menyelipkan dalam do’anya setiap selesai shalat agar menjadi pengusaha dan pemimpin yang sholeh, jadi bupati, walikota, gubernur, menteri dan presiden yang saleh. Itu harus dimulai sekarang dengan do’a kiat semua.’’

Sedangkan Abdoel Rochimi selaku Kepala Pendidikan Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an dalam sambutannya mengatakan, ke depan Daarul Qur’an akan terus berbenah seiring dengan perkembangan jaman yang sangat cepat. ‘’Program I’daad, TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi yang selama ini dikelola Daarul Qur’an akan terus berdinamisasi menuju perbaikan, karena Daarul Qur’an sangat pro-perubahan ke arah yang lebih baik untuk bekal putra-putri kita yang kelak menggantikan generasi kita,” tutur Ustadz Rochimi dengan penuh optimistis dan semangat.

Siang hari selepas dhuhur, Ustadz Yusuf Mansur bergabung dalam gathering dengan pengusaha di Aula I’daad Daarul Qur’an. Pengusaha yang datang dari berbagai daerah ini datang terutama untuk sharing bagaimana mendukung percepatan pembibitan anak-anak menjadi Penghafal Qur’an.

Abah Djamaris, pengusaha dari Pekanbaru, Riau, menuturkan pengalamannya menjalani hidup sebagai ‘’tukang lontong’’ hingga terlibat dalam bisnis SPBU (Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum). Dengan bersemangat dan penuh penghayatan, ia  memaparkan rahasia suksesnya bersama sang anak yang jadi kontraktor pembangunan SPBU di Sumatera dan Jawa.

Acara kian seru ketika Ustadz Yusuf Mansur juga menyampaikan kisah-kisah nyata para pengusaha yang dikenalnya from zero to hero. “Kita ini tergantung bagaimana mindset kita, mau maju atau tidak, mau berubah atau tidak. Mindset ini yang akan menggiring kita ke  arah cita-cita, namun tentu saja dengan ridho Allah,” tutur Ustadz Yusuf.

Kumpul-kumpul bertema “Shalat-Ilmu-Amal, Shaleh-Bisnis-Bekerja” ini juga mengingatkan agar para pemimpin bisnis jangan sampai punya bawahan yang tidak berkesempatan shalat ketika waktu shalat tiba.

Sore harinya, ba’da ashar, Ustadz dan Nyai Yusuf hadir dalam peresmian Daqu Muslimah Center yang dipimpin Hj Siti Maemunah. Daqu Muslimah Center didirikan untuk mewadahi aspirasi jamaah khususnya kaum hawa untuk berorganisasi dan bersosialisasi di lingkungan Kampung Qur’an. Fokus medi aini adalah mendukung pembinaan putra-putri agar semakin cinta Al Qur’an, dan menjadikan hafal Qur’an sebagai lifestyle.

Kegiatan ini dihadiri puluhan muslimah yang merupakan istri para pimpinan Daarul Qur’an dan staf pegawai di semua lini dan level. (UR)

Share

Categories

Latest Posts

%d blogger menyukai ini: